PUSPIPTEK

Sosialisasikan Teknologi, Puspiptek Rangkul Blogger

Setelah sukses diselenggarakan pada 2017, tahun ini Pusat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) kembali menggelar Writingthon.

Writingthon merupakan kompetisi menulis populer mengenai Puspiptek dan karya-karya yang dihasilkan di kawasan tersebut. Writingthon #2 kali ini mengangkat tema Inovasi Pada 8 Tulisan Penelitian Menuju Indonesia Jaya.

Puspiptek sengaja mengundang sejumlah blogger terpilih untuk membantu menyosialisasikan teknologi yang dimiliki Indonesia kepada masyarakat.

Kepala Puspiptek Sri Setiawati mengatakan, blogger bisa menjadi alternatif cara menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Terlebih, masyarakat saat ini condong mencari informasi melalui digital.

“Pencarian informasi digital melalui blogger sekarang sangat cepat. Pada era teknologi informasi ini semua harus dilakukan secara cepat. Kalau dilakukan melalui media-media tradisional, lama,” kata Sri, ditemui di Gedung Graha Widya Bakti Puspiptek, Tangerang Selatan, Jumat, 24 Agustus 2018.

Sri meyakini, upaya sosialisasi tersebut akan berjalan dengan baik. Blogger dinilai mampu mengemas informasi menjadi lebih menarik dengan bahasa masyarakat milenial.

Untuk Anda ketahui, Writingthon #2 dibagi ke dalam dua kategori, yaitu blogger dan jurnalis. Khusus untuk blogger, Puspiptek telah memilih delapan dari 81 penulis yang akan diundang ke Puspiptek untuk melihat dan berdiskusi langsung dengan peneliti terhadap hasil temuan yang difokuskan ke beberapa bidang penelitian, yaitu:
-Teknologi Pertanian dan Pangan;
– Teknologi Energi Baru dan Terbarukan;
– Teknologi Kesehatan dan Obat;
– Teknologi Manajemen Transportasi;
– Teknologi Informasi dan Komunikasi;
– Teknologi Pertahanan dan Keamanan;
– Teknologi Material Maju;
– Teknologi Maritim.

Pada hari pertama penyelenggaraan, para blogger mulai diperkenalkan dengan kedelapan bidang penelitian tersebut. Selanjutnya, mereka akan mendalami dan menginformasikan hasil temuan menjadi tulisan yang lebih ringkas dan menarik, khususnya bagi kaum milenial.

Menjawab tantangan tersebut, salah satu blogger terpilih Julita Citrawati Jihan, meyakini bahwa mereka mampu melakukannya. Menurutnya, hasil penelitian yang bersifat ilmiah bisa dikemas lebih menarik dan disukai oleh masyarakat.

Perempuan yang berprofesi sebagai dosen pada Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya itu mengapresiasi langkah Puspiptek dalam menyosialisasikan iptek kepada masyarakat. Menurutnya, dengan membudayakan teknologi bisa melahirkan berbagai inovasi cemerlang.

“Bagaimana mereka bisa dibiasakan dan dibudayakan dengan teknologi. Kita tidak bisa melarang, justru kita harus mendekatkan mereka,” kata Julita.