PUSPIPTEK

Kunjungan Perdana Menristek/Kepala BRIN ke Pusat/Balai di Kawasan PUSPIPTEK

 

Tangerang Selatan (15/11/2019) – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro melakukan kunjungan perdana ke Pusat/Balai/Balai Besar serta laboratorium yang berada di kawasan PUSPIPTEK pada Jumat Siang (15/11).

Pada kunjungan perdana yang dilakukan di Kawasan PUSPIPTEK, Bambang didampingi oleh Sri Setiawati selaku Kepala Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK), Hammam Riza selaku Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Eselon I, Eselon II, serta para Kepala Pusat/Balai/Balai Besar yang berada di Kawasan PUSPIPTEK.

Pusat/Balai/Balai Besar yang dikunjungi antara lain Pusat Manufaktur DELPHI, Balai Mesin Perkakas, Teknik Produksi, dan Otomasi (MEPPO); Balai Besar Teknologi Aerodinamika, Aeroelastika, dan Aroakustika (B2TA3); Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur (B2TKS); Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK); Balai Teknologi Bahan Bakar dan Rekayasa Desain (BTBBRD) yang merupakan naungan dari BPPT.

Kemudian pada sore harinya dilanjutkan dengan mengunjungi laboratorium yang terdapat pada Badan Standardisasi Nasional ( BSN). Laboratorium tersebut diantaranya Lab SNSU Massa, panjang, Akustik Vibrasi, Suhu, dan lain-lain.

Kunjungan diakhiri di Gedung Graha Widya Bakti dengan acara ramah tamah antara Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, pejabat dan karyawan di lingkup BPPT dan BSN serta PUSPIPTEK.

Dalam kunjungan hari ini, Bambang Brodjonegoro menyampaikan bahwa prioritas yang akan dikembangkan untuk kedepannya akan mengacu pada Industri 4.0 dan akan fokus untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sehingga bisa mengurangi ketergantungan terhadap pemakaian barang-barang import. Bambang juga menjelaskan Laboratorium yang berada dikawasan PUSPIPTEK ini sangat erat kaitannya dengan dunia industrialisasi dan diharapkan penggunaan jasa yang berada pada laboratorium bisa meningkat.

“ Tentunya kalau prioritas kita masih mengacu di Industri 4.0 terutama di food and baverage, pharmaceuticals, chemical, automotive, textile and fashion demikian juga elektronik,” ujarnya.

 

(teks/foto : Humas PUSPIPTEK/EFL-MO)