PUSPIPTEK

Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Produk Unggulan Daerah Tertinggal Berbasis Inovasi Teknologi

 

Tangerang Selatan (07/02/2019) – Dalam upaya peningkatan kapasitas pengelolaan produk unggulan daerah tertinggal berbasis inovasi teknologi bidang produksi, dengan ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) melakukan kunjungan kerja pada hari Kamis 7 Februari 2019 di Gedung Technology Business Incubation Center (TBIC) – Puspiptek. Acara ini dihadiri oleh Bapak Muhammad Wahyuddin Ab selaku Kelapa Sub Direktorat Inovasi dan Penerapan Teknologi dan beberapa rekan lainnya di Sub Direktorat Inovasi dan Penerapan Teknologi – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal.

Untuk tahun 2019, akan ada 8 Kabupaten yang akan digali potensinya yakni Kabupaten Sumba Barat – Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Manggarai Barat – Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Boalemo – Provinsi Gorontalo, Kabupaten Buru – Provinsi Maluku, Kabupaten Halmahera Timur – Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Seram Bagian Barat – Provinsi Maluku, Kabupaten Sorong – Provinsi Papua Barat, dan Kabupaten Kepulauan Aru – Provinsi Maluku. Dengan total jumlah keseluruhan 280 orang peserta yang terdiri dari 35 orang perwakilan masing-masing kabupaten/ kota.

“Potensi tiap-tiap daerah bisa diinfokan kepada Puspiptek terkait potensi hasil bumi,  demografi, atau potensi lainnya yang berada disana sehingga kami bisa membantu untuk menjembatani dengan lembaga-lembaga yang ada di Kawasan Puspiptek, sehingga potensi tersebut bisa disinkronkan dengan teknologi-teknologi yang ada sesuai kebutuhan,” ujar Hendra Wijaya, Kepala Bidang Kerjasama Bisnis dan Teknologi.

Di akhir kunjungan, para tamu juga berkesempatan mengunjungi tempat produksi beberapa residen dikawasan TBIC antara lain PT. Mangano dan PT. Nanotechnology Herbal Indonesia. Disana mereka bisa melihat langsung produksi tempe yang sudah di ekspor ke Korea dengan menggunakan teknologi packaging alumunium foil sehingga tempe tersebut dapat bertahan selama 1 tahun tanpa diberi bahan pengawet.