PUSPIPTEK

Site Visit ke PT Paragon Technology and Innovation, Produk Lokal yang Mendunia

 

Tangerang (14/08/2019),  Sebanyak 18 karyawati Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) ikut serta untuk menghadiri acara site visit yang diselenggarakan oleh anggota dan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (DWP Kemenristekdikti) ke PT Paragon Technology dan Innovation, Rabu (14/08).

Acara site visit pada hari ini turut dihadiri oleh Hasbiyah M. Nasir selaku Penasehat DWP Kemenristekdikti, Sri Rahayu Hari Purwanto selaku Ketua DWP Kemenristekdikti, Syuraida Syukur Ismunandar selaku Ketua Bidang Pendidikan dan Pejabat Eselon 1.

Rombongan yang didominasi dengan pakaian bernuansah hijau ini disambut dengan hangat oleh Nurhayati Subakat selaku Pendiri dan CEO PT Paragon Technology and Innovation, Dwi Wahyu Haryo Suryo selaku Director of Supply Chain Management PT Paragon Technology and Innovation beserta tim.  Director of Supply Chain Management memulai jalannya acara dengan memberi sambutan. Dalam sambutannya Dwi Wahyu menyampaikan sekilas tentang perusahaan yaitu mampu menyerap banyak tenaga kerja dengan karyawan mencapai 11.000 orang dimana 55% pekerja merupakan wanita dan 85% generasi milenial.

“Kita mempunyai 11.000 karyawan yang semuanya Warga Negara Indonesia, dimana 1.600  berada di area Jatake”, tuturnya.

Penasehat DWP Kemenristekdikti, Hasbiyah M. Nasir juga turut memberi sambutan. Beliau mengucapkan terima kasih kepada PT Paragon Technology and Innovation yang telah menerima rombongan DWP Kemenristekdikti dengan sangat baik serta mau membagi ilmu tentang produk kecantikan yang sebagian besar digunakan oleh kaum wanita di Indonesia.

“Mudah-mudahan produk PT Paragon Technology and Innovation seperti wardah bisa mengalahkan produk kecantikan dari Korea”, harapnya.

Setelah selesai sambutan, acara dilanjutkan dengan sharing session oleh Nurhayati Subakat selaku Pendiri dan CEO PT Pusaka Tradisi Ibu yang kini telah berubah menjadi PT Paragon Technology and Innovation. Perempuan kelahiran 27 Juli 1950 ini menceritakan sejarah berdirinya perusahaan yang awalnya berupa home industry dengan hanya mempekerjakan 2 karyawan sampai menjadi perusahaan besar seperti sekarang ini. Nurhayati telah berhasil membawa produk lokal Indonesia hingga mendunia. Terbukti dengan produk Wardah yang mandapat penghargaan sebagai Global Fastest Growing Brand 2014-2015 pada acara ‘Euromonitor International Cosmetics Paris 2016’. Sosok energik yang lahir di kota Padang Panjang ini memberitahu kunci kesuksesan yang diterapkan dalam mendirikan usaha yaitu ketuhanan, keteladanan, kekeluargaan, tanggung jawab, fokus pada pelanggan dan inovasi.

“Saya ingat apa kata Ibu saya yaitu setiap ada kesulitan pasti ada jalan. Itu yang membuat saya pantang menyerah dan saya harap generasi milenial juga demikian yaitu menjadi generasi yang tidak mudah menyerah”, pintanya.

Acara site visit diakhiri dengan factory tour yaitu dimana rombongan berkesempatan untuk melihat langsung proses pembuatan produk yang dihasilkan oleh PT Paragon Technology and Innovation.

 

(teks/foto : Humas PUSPIPTEK/EFL – MO)